IDENTITAS FILM
Film: Shark: The Beginning
Director: Chae Yeo-Jun
Penulis: Woon (webcomic), Kim Woo-Seob (webcomic)
Produser: Lee Jae-Ha
Tanggal rilis: 17 Juni 2021
Durasi: 108 menit.
Distributor: TVING
Bahasa: Korea
Negara: Korea Selatan
Pemeran: Kim Min-Suk - Cha Woo-Sol
Wi Ha-Joon - Jung Do-Hyun
Jung Won-Chang - Bae Seok-Chan
Lee Jae-Kyoon - An Hyun-Min
Bae Myung-Jin - Lee Won-Joon
Lee Jung-Hyun - Han Sung-Yong
Cha Yub - Jung Sang-Yub
Shin Min-Jae - Min Jong-Tae
Film yang berjudul Shark: The Beginning merupakan salah satu film bocoran dari negara tetangga yaitu Korea Selatan yang sukses menjadi salah satu film terfavorit pada tahun perilisannya. Film ini diperkenalkan pada tahun 2021 yang merupakan hasil karya dari Woon dan Kim Woo-Seob sebagai penulisnya dan disutradarai oleh Chae Yeo Jun. Film Shark: The Beginning merupakan film kriminal yang menceritakan seorang anak laki–laki paruh baya yang bernama Cha Woo Sol yang langsung diperankan oleh Kim Min-Seok. Cha Woo Sol merupakan seorang siswa yang sedang menduduki bangku sekolah menengah yang terpaksa menerima perlakuan intimidasi dari teman sebayanya yang bernama Bae Seok Chan yang diperankan oleh Jung Won-Chang. Tidak hanya itu, film ini juga menceritakan seorang anak laki-laki yang menjuarai perlombaan MMA yang baru saja mendapati gelar ketiganya. Anak laki-laki tersebut bernama Jeong Do-Hyeon yang langsung diperankan oleh Wi Ha-Joon. Namun, ia terpaksa mendekap di penjara akibat apa yang telah ia perbuat beberapa waktu lalu. Kala itu, Do Hyeon menghajar para perampok yang coba melumpuhkannya hingga tewas. Dari kejadian itu, dengan berat hati ia harus menerima vonis 2 tahun penjara.
Dalam kisahnya, Cha Woo Sol menerima perlakuan tidak baik dari Bae Seok Chan di sekolahnya. Cha Woo Sol pada dasarnya adalah anak yang pemalu dan lemah, sehingga dengan mudahnya menjadi sasaran empuk bagi Bae Seok Chan. Demi menghindari perlakuan intimidasi yang dilakukan oleh Bae Seok Chan, Cha Woo Sol akhirnya pindah ke sekolah barunya dengan harapan ia mendapatkan perlakuan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Alih-alih pindah ke sekolah baru, justru tanpa disengaja Chan Woo Sol dipertemukan kembali dengan Bae Seok Chan. Diketahui Bae Seok Chan adalah seorang petinju professional, sehingga tidak heran ia kerap membully siswa lain dengan seenaknya.
Pada suatu hari, dengan rasa kekesalannya yang begitu lama telah Cha Woo Sol pendam, akhirnya ia pun memberanikan diri untuk mengambil tindakan langsung kepada Bae Seok Chan. Ia melakukan balas dendam kepada Bae Seok Chan karena sudah menganggu siswi perempuan dengan cara menusuk pulpen tepat di matanya Bae Seok Chan. Namun, dari perbuatan yang telah dilakukan Cha Woo Sol kepada Bae Seok Chan, ia pun harus menerima konsekuensi yang apa telah ia perbuat. Cha Woo Sol terpaksa menerima vonis hukuman penjara selama 3 tahun penjara. Setelah pertikaian yang mereka alami kala itu, Bae Seok Chan pun juga terpaksa berhenti menjadi atlet tinju.
Merasa tidak terima setelah apa yang telah diperbuat oleh Cha Woo Sol kepadanya, Bae Seok Chan sering kali menghampiri Cha Woo Sol di penjara dengan bermaksud untuk memberikan ancaman kepadanya. Di sisi lain, Cha Woo Sol juga kerap mendapatkan perlakuan yang sama di penjara. Ia sering kali dibully oleh narapidana lainnya hingga membuat Cha Woo Sol semakin tidak berdaya. Alih-alih menerima perlakuan tidak baik dari narapidana lainnya, tanpa disadari ia bertemu dengan Do-Hyeon. Di penjara, Do-Hyeon merupakan orang narapidana yang paling disegani oleh semua orang. Setelah ia mengetahui latar belakang dari seorang Do-Hyeon, Cha Woo Sol berniat untuk meminta bantuan kepadanya dengan melatihnya demi menjadi petarung yang hebat.
Tak terasa 3 tahun telah ia lalui, berbagai pengalaman dan pembelajaran telah ia dapatkan di ruang jeruji penjara. Namun, kisahnya belum berakhir sampai di sini. Ia pun harus menyelesaikan urusannya dengan Bae Seok Chan sebagai musuh bebuyutannya. Pada suatu hari, ia bertemu kembali dengan sosok Bae Seok Chan yang selama ini ia nantikan. Bae Seok Chan pun selama ini telah menantikan kehadiran Cha Woo Sol. Pertemuan mereka pun dihiasi oleh cuaca yang sedikit mendung. Pada akhirnya, pertarungan yang telah mereka tunggu telah dimulai. Di tengah pertarungannya, Cha Woo Sol sempat mengalami luka babak belur di wajahnya. Namun, pada akhirnya pertarungan mereka pun dimenangkan oleh Cha Woo Sol.
Film yang berjudul Shark: The Beginning ini merupakan salah satu film yang paling laris dikalangan remaja di pertengahan tahun 2021. Film ini tidak hanya dapat memanjakan mata para penontonnya, namun film ini juga menyembunyikan pesan – pesan moral yang dapat dipetik mengenai kehidupan remaja. Hal menarik lainnya adalah film ini dibintangi oleh aktor – aktor yang berkelas seperti Kim Min-Suk, Wi Ha-Joon sebagai peran utamanya.
Kelebihan film Shark: The Beginning adalah dihadirkannya aktor–aktor ternama seperti Kim Min-Suk, dan Wi Ha-Joon sebagai pemeran utamanya. Baik Kim Min-Suk maupun Wi Ha-Joon, mereka berdua dapat memainkan dan mendalami peran mereka masing – masing secara konsisten dan professional. Sehingga, dari keseriusan mereka lah film ini mendapat banyak respon positif dari masyarakat. Kehadiran berbagai pesan moral di dalam film ini pun juga menjadi kelebihan untuk film Shark: The Beginning. Salah satu makna tersirat pada film ini adalah pentingnya pembentukan mental dari seorang anak.
Namun dibalik kelebihannya, film ini pun juga memiliki kelemahan dari berbagai sisi. Kekurangan dari film Shark: The Beginning adalah jalan cerita juga sedikit sulit untuk diterima sehingga terkesan tabu bagi beberapa penonton. Kekurangan lainnya dari film ini adalah masih terdapat adegan di film ini yang terkesan sadis atau sensitif bagi para penontonnya seperti adegan darah dan lain sebagainya. Sehingga, film ini secara keseluruhan tidak direkomendasikan untuk ditonton oleh kalangan anak-anak.
Secara kesimpulan, film ini sangatlah worth it untuk ditonton oleh kalangan remaja hingga dewasa. Karena makna tersirat yang dihadirkannya tidak hanya untuk kalangan remaja, namun juga untuk para orang tua di luar sana dalam membentuk mental seorang anak.
Penulis : Muhammad Hanif Estyanto - 10080021136 - Universitas Islam Bandung

Tidak ada komentar:
Posting Komentar